- Beranda
- ARTIKEL BERITA
- Penilaian Kinerja Guru dan Telegram
Kamis, 23 September 2021 - WIB
Workshop hari ketiga diisi oleh Ibu Dwikora Beny Suprihati, S.Pd. dengan materi Penilaian Kinerja Guru dan telegram oleh Bapak Farid Susanto, S.Pd.Ing. Pada sesi pertama pemateri menyampaikan tupoksi guru. Penilaian kinerja guru meliputi empat komponen yaitu pedagogik, professional, sosial, dan kepribadian.
Kebijakan sistem pembinaan guru untuk mengidentifikasi area pengetahuan yang perlu peningkatan sekaligus sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi guru. Guru professional ditandai dengan kepemilikan sertifikat pendidik.
Sesuai
dengan Permenneg PAN dan RB Nomor 16 tahun 2009 Pengembangan
keprofesian berkelanjutan, meliputi pengembangan
diri, publikasi ilmiah, dan karya inovasi. Pengembangan diri terdiri dari
mengikuti diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru yang meningkatkan
kompetensi dan atau keprofesian guru. Publikasi
Ilmiah meliputi publikasi ilmiah atas
hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal dan
publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan, dan pedoman guru. Sedangkan
karya inovatif meliputi penemuan teknologi tepat guna, menemukan/menciptakan
karya seni, membuat/memodifikasi alat pelajaran/peragalpraktikum, dan
mengikuti pengembangan penyusunan
standar, pedoman, soal dan
sejenisnya.
Kegiatan sesi pertama dilanjutkan dengan sesi kedua dengan materi telegram Pada kesempatan ini Bapak Farid, S.Pd. Ing menyampaikan materi cara membuat materi melalui telegram. Telegram dapat digunakan sebagai salah satu alternative PJJ karena lebih fleksibel, bisa 200 ribu anggota, sangat aman, dan lebih dari satu account. Beberapa fitur dalam telegram yaitu film, tiktok downloader instragram downloader,polling, covert to pdf, zodier dating, goggle, language translate, channel, dan quis.
Kegiatan hari ini diakhiri dengan pelatihan menggunakan telegram sebagai salah satu alternatif media pembelajaran jarak jauh.

Kunjungan hari ini : 206
Total pengunjung : 285359
Pengunjung Online: 3